Bunga Fresh Memang Cepat Mati, Tapi Sudah Menjalankan Perannya

img-blog-260902

“Ngapain kasih bunga fresh? Tiga hari juga layu.”

Mungkin kalimat seperti ini sering kita dengar. Banyak orang merasa memberikan bunga fresh itu sia-sia karena umur bunganya tidak panjang. Tapi mungkin kita sedang melihat bunga dari sudut pandang yang sedikit berbeda.

Bunga sebenarnya nggak pernah dijanjikan untuk bertahan selamanya. Peran bunga adalah hadir di sebuah momen.

Saat seorang laki-laki memberikan bunga kepada perempuan yang dia sayangi di hari anniversary, ulang tahun, atau bahkan di hari biasa tanpa alasan tertentu, bunga itu sudah menjalankan perannya. Ia hadir untuk menciptakan kejutan, senyum, rasa bahagia, dan sebuah kenangan.

Jadi ketika menerima bunga, nggak perlu terlalu sibuk memikirkan, “Nanti kalau sudah layu gimana?” Coba stay present. Nikmati rasa bahagianya saat menerima bunga itu. Nikmati perasaan ketika tahu bahwa ada seseorang yang memikirkanmu dan sengaja memilih sesuatu untuk membuatmu tersenyum.

Karena pada akhirnya, yang paling berharga dari bunga bukan berapa lama dia hidup, tapi apa yang dia hadirkan ketika diberikan. Tiga hari, lima hari, atau seminggu bunga itu bertahan adalah bonus. Joy, happiness, surprise, dan kenangan yang tercipta saat bunga itu diberikan—itulah peran utamanya.

Jadi, kalau kamu ingin memberikan bunga kepada seseorang yang kamu sayang, jangan terlalu takut bunganya akan layu. Berikan saja. Rayakan momennya. Karena bunga yang layu tidak berarti gesture-nya sia-sia. Bunganya mungkin selesai hidup, tapi momen bahagia yang diciptakannya bisa tinggal jauh lebih lama.

Berita lainnya